Command Center Surabaya 112 Menjadi Percontohan Nasional

Semakin maju teknologi maka semakin maju inovasi yang diciptakan. Inovasi daerah mulai banyak bermunculan sebagai usaha nyata membangun Indonesia. Teknologi yang ada saat ini dapat dimanfaatkan Pemerintah Daerah untuk melayani masyarakatnya.

Berbagai macam teknologi dapat berperan dalam kemajuan suatu daerah. Teknologi informasi menjadi yang tercepat perkembangannya. Pergerakan teknologi ini sangat masif dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat.

Kota Surabaya berjalan beriringan dengan pesatnya perkembangan teknologi. Kota Metropolitan ini berinovasi dengan mendayagunakan teknologi informasi. Inovasi yang berhasil diciptakan dan terhitung baru yaitu pembentukan Command Center (Ruang Pusat Kendali).

Suasana ruang Command Center, terlihat beberapa pegawai lintas instansi menempati posnya masing-masing. sumber: antarajatim.com

Suasana ruang Command Center, terlihat beberapa pegawai lintas instansi menempati posnya masing-masing.
sumber: detik.com

Pemerintah Kota Surabaya secara resmi mengoperasikan Command Center pada 26 Juli 2016. Tempat ini menjadi pusat kendali berbagai instansi di kota Surabaya, di antaranya; Satpol PP, Bakesbangpol dan Linmas, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Perhubungan, Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Pemadam Kebakaran, PMI, Basarnas, dan Kepolisian.

Berbagai instansi tersebut memantau kondisi kota yang berpenduduk sekitar 3 juta jiwa. Kondisi yang dipantau seperti keadaan lalu lintas, penerangan jalan umum (PJU) yang rusak, ketinggian air sungai, keamanan suatu daerah, serta kebencanaan kota seperti pohon tumbang, banjir, kebakaran, dan lain-lain.

Ruang kendali juga berfungsi menerima pengaduan dari warga kota yang bersifat darurat. Warga bisa langsung terhubung dengan pos gabungan ini dan menyampaikan pengaduannya.

Masyarakat dapat berkomunikasi dengan Command Center di nomor telepon 112. Nomor ini untuk sementara hanya bisa diakses menggunakan telepon rumah dan pengguna telkomsel. Namun begitu, pihak Pemkot Surabaya akan melakukan pengembangan lebih lanjut agar bisa diakses oleh seluruh provider yang ada.

Segala pengaduan yang menyangkut keadaan darurat kini semakin cepat ditangani. Pengaduan dari masyarakat akan ditindaklanjuti oleh instansi terkait yang tergabung dalam Command Center.

Command Center merupakan inovasi yang memudahkan layanan masyarakat terkait kondisi darurat. Warga tinggal menghubungi pusat kendali, kemudian instansi terkait segera meluncur ke lapangan. Masalah yang terjadi akan segera teratasi dalam waktu yang lebih singkat.

Masyarakat kini tidak perlu bingung untuk meminta bantuan atau melaporkan kejadian yang perlu penanganan cepat. Tinggal sekarang bagaimana Pemkot Surabaya lebih mensosialisasikan nomor pengaduan yang bisa dihubungi selama 24 jam dan bebas biaya itu ke masyarakat luas.

Pusat kendali ini berhasil memangkas proses birokrasi terkait laporan dari masyarakat. Menurut Walikota Surabaya, Tri Rismaharini fasilitas ini dapat mempersingkat proses aduan yang sebelumnya 3 tahap, kini menjadi 2 tahap. Walikota perempuan pertama di Surabaya ini berharap kedepannya akan menjadi 1 tahap saja. Jadi laporan darurat bisa segera langsung ditangani lebih cepat.

Setelah diluncurkan, fasilitas baru ini mendapat sejumlah respon positif. Salah satunya datang dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur. Menteri PAN-RB menyebutkan bahwa pusat kendali Kota Jasa dan Perdagangan ini berpeluang menjadi contoh nasional.

Asman menyebutkan jika tugasnya kini mulai ringan dengan adanya command center Surabaya. Seperti dilansir antarajatim.com, pengganti Yuddy Chrisnandi ini berharap command center bisa diaplikasikan ke daerah-daerah lain sehingga mereka bisa merasakan manfaat yang sama dengan Kota Surabaya.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mendampingi Menteri PAN-RB, Asman Abnur, melihat kondisi ruang pusat kendali (Command Center). sumber: antarajatim.com

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mendampingi Menteri PAN-RB, Asman Abnur, melihat kondisi ruang pusat kendali (Command Center).
sumber: antarajatim.com

Kabar baik bagi Kota Surabaya, satu lagi inovasi yang muncul menjadi percontohan nasional. Menyusul proyek sebelumnya, E-Government yang menjadi model sistem pemerintahan elektronik nasional.

Command Center menjadi bukti bahwa Surabaya berproses menuju smart city. Memanfaatkan teknologi informasi untuk melayani masyarakat serta menggali partisipasi aktif dari warga kota.

Fasilitas ini menjadi sarana bagi warga untuk membangun kotanya. Pemerintah telah membuka jalur komunikasi alternatif bagi warga kota untuk berperan menjadikan kotanya lebih baik lagi.

Inovasi yang tercipta menjadi tolok ukur kemajuan peradaban suatu bangsa. Perkembangan suatu kota dapat mendorong kemajuan kota lain agar berkontribusi nyata untuk Indonesia.

Pemerataan menjadi kunci penting agar inovasi tersebut dapat digunakan oleh daerah lain. Inovasi yang muncul menjadi bahan pembelajaran bagi daerah lain agar perkembangan dapat merata dan tidak menimbulkan kesenjangan yang terlalu tinggi.
Artikel ini diikutsertakan pada Kompetisi Menulis Blog Inovasi Daerahkuhttps://www.goodnewsfromindonesia.id/competition/inovasidaerahku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s