Review Album Musim Yang Baik

Musim Yang Baik adalah album terakhir Sheila On 7 bersama labelnya, Sony Music Indonesia setelah mengalami 2 kali perpanjangan kontrak. Album ini juga sebagai pintu masuk Sheila on 7 ke dunia musik indie. Selepas album ini Sheila on 7 berencana untuk lebih mandiri di jalur indie. Sekilas review dari aku untuk album ini, kalau tidak ada kemalasan yang berlebih akan aku lanjutkan untuk review album Sheila on 7 mulai dari awal, tapi untuk saat ini sebagai pembuka dan biar enggak lupa, mumpung masih fresh, aku review Musim Yang Baik dulu ya🙂

Album yang dilaunching tanggal 10 Desember 2014 ini benar-benar berbeda dari album-album sebelumnya yang telah dirilis Sheila on 7. Dengan tetap tidak mau flashback, Eross membawa arah musik Sheila on 7 menuju ke depan, ke sesuatu yang belum pernah dicoba, jadilah karya Musim Yang Baik dengan 10 materi lagu di dalamnya. Dari penilaianku, album kali ini mempunyai artwork & desain cd yang terbaik dari album Sheila on 7 yang pernah ada. Kalian bisa lihat previewnya berupa video di link ini.

photo by @46chuu

photo by @46chuu

Aku memberikan penilaian dengan rentang nilai skala 4, asumsiku adalah nilai 1 itu lagu yang kurang aku suka, nilai 2 itu lagu yang masih playable untuk didengerin namun hanya sesekali, nilai 3 itu lagu yang nongkrong di playlist, tapi gak terlalu sering di-play, untuk nilai 4 itu lagu yang sering aku putar, pantas untuk kemudian diberi gelar legend :D *ini penilaian subjektif dari aku🙂

Di track pertama, sesuatu baru itu telah muncul berupa siulan, (semacam) harmonika dan suara lonceng. Kurang sreg di bagian lirik awal dan stelah reff pertama, tapi penilaian berubah stelah bagian reff dan di koor akhir. Nilai 4 untuk lagu Selamat Datang. Satu Langkah, yeahh Brian! akhirnya di lagu ini, aku denger part drum terbaiknya Brian semenjak dia bergabung sama Sheila on 7. Drumnya banyak variasi, memberi banyak warna di lagu ini. Alunan khas Sheila on 7. Nilai 4 untuk lagu ini.

Lagu ketiga, Buka Mata Buka Telinga, pertama denger versi akustiknya bikin aku antusias menyambut lagu ini, tapi itu berubah setelah lagu ini keluar dengan versi asli (full band), dengan penambahan part layaknya reggae style dan beat drum yang gak natural, nilai 3 pantas diberikan untuk lagu ini.

Canggung, nilai 2 untuk lagu ini. Selanjutnya My Lovely cukup dapat nilai 1, Beruntungnya Aku masih sama dengan lagu sebelumnya, aku kasih nilai 1. Lapang Dada, single pertama di album terbaru, nilai 3 pantas diberikan untuk lagu ini. Khas Sheila on 7, dengan sajian berbeda di bagian reff. Belum, masih belum mampu untuk memberikan nilai tertinggi di album ini, nilai 2 untuk track ke delapan.

Materi lagu selanjutnya memberikan beat yang cukup untuk membuat badan bergerak mengikuti irama. Nilai 4 untuk Musim Yang Baik. Lagu penutup di album ini tentang perpisahan dengan teman baik yang mengajak kita untuk colling down, setelah menghentak di track sebelumya. Nilai 1 untuk Sampai Jumpa.

Total perolehan nilai materi lagu di album ini sebesar 25, jika di rata-rata Musim Yang Baik memperoleh nilai 2,5 dari nilai tertinggi 4. Sekali lagi, penilaian ini subjektif dari aku, jadi bisa beda penilaian dari yang lain.😀

Buat kalian yang mau mendengarkan isi album Musim Yang Baik bisa klik link ini atau bisa juga lewat audio di bawah ini.

One thought on “Review Album Musim Yang Baik

  1. Pingback: Review Album Sheila on 7 | Wungkar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s