JAWA POS MELANGGAR BERITANYA SENDIRI

      Si raksasa media cetak dari Surabaya ini beberapa minggu yang lalu mengeluarkan berita tentang pemasangan bendera parpol dan juga media iklan yang terpasang di pohon sepanjang jalur hijau atau ruang terbuka hijau. Terhitung hampir sepekan koran nasional tersebut memiliki perhatian terhadap fenomena ini dan memberikan pemberitaan di halaman Metropolis. Di halaman tersebut, Jawa Pos dengan gencar memperlihatkan kepada para pembaca bahwa pemasangan bendera atau materi iklan di pohon dengan cara diikat maupun dipaku merupakan perbuatan yang dilarang. Tidak hanya itu, koran yang bermarkas di Graha Pena jalan A.Yani ini juga meminta pandangan kepada seorang aktivis lingkungan untuk menunjang pemberitaan tersebut. Aktivis tersebut mengatakan bahwa kegiatan seperti itu (pemasangan bendera atau materi iklan di pohon) merusakan pandangan mata.

    

      Gambar potongan berita di atas memperlihatkan dengan jelas bagaimana kegiatan semacam itu dilarang keberadaannya. Gambar tersebut diambil pada tanggal 13 Januari 2012, di mana berita tersebut adalah rangkaian dari berita-berita sejenis sebelumnya. Yang jadi perhatian utama adalah pada kalimat pertama yang menyebutkan bahwa “Pemasangan bendera di pohon, dengan cara diikat maupun dipaku, memang dilarang.”

      Untuk dipaku memang tidak diperbolehkan karena bisa merusak keberlangsungan hidup dari pohon itu sendiri, tapi untuk diikat ini masih bisa diperdebatkan. Apapun itu kembali lagi pada pendapat aktivis tersebut yang menyatakan kegiatan seperti itu merusak pandangan mata. Seakan tidak konsisten dengan apa yang diberitakan, koran yang berhasil mendapat penghargaan internasional “World Young Reader Newspaper of The Year 2011” ini melakukan tindakan yang dilarang menurut berita tersebut.

      Ini merupakan bukti bahwa Jawa Pos, entah dengan alasan apapun, menyatakan tidak sependapat dengan isi berita yang diterbitkannya. Bisa dilihat bagaimana media iklan koran tersebut terikat di beberapa pohon yang ada di jalur hijau, umbul-umbul tersebut terpasang di pohon yang berada di jalan Raya Darmo, tepatnya di Taman Bungkul dan di seberang jalan taman tersebut. Gambar ini diambil pada tanggal 5 Februari 2012 saat kegiatan car free day berlangsung. Berdasarkan hasil pengamatan, ada juga yang dipasang pada tiang listrik. Sudah seharusnya kejadian seperti ini menjadi koreksi dari pihak terkait.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s